Rabu, 30 November 2016

Potensi Tersembunyi Pelabuhan Kamal

Potensi Tersembunyi Pelabuhan Kamal

Hasil Kreasi Festival Wisata Bahari Kamal
Pelabuhan merupakan salah satu pusat kemajuan bangsa dan negara. Perkembangan perekonomian pada zaman nenek moyang dahulu sangat pesat dan dapat dilihat pada jalur laut. Jalur ini merupakan salah satu tempat penghubung antar pulau yang hingga saat ini masih sangat ramai dan dibutuhkan. Hal ini tentu saja perlu didukung dengan adanya pelabuhan yang maju juga. Semakin maju pelabuhan maka semakin baik pula perkembangan perekonomian suatu bangsa.


Dengan adanya pelabuhan, kita dapat menyeberangi dari pulau satu ke pulau lain dan dapat mengangkut kendaraan melalui kapal laut. Banyak kendaraan yang melewati antar pulau hingga antri berhari-hari untuk mengangkut kendaraan tersebut. Selain itu dengan adanya pelabuhan dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi penduduk setempat seperti pedagang kaki lima, pedagang asongan, penjual koran dan lain sebagainya. Pantaslah jika pelabuhan dapat dikatakan salah satu pusat kemajuan bangsa.

Ketika zaman mulai modern, pelabuhan seakan mulai ditinggalkan. Jembatan yang menghubungkan antar pulau dengan tujuan mempermudah dalam bertransportasi malah dapat mempengaruhi tingkat keramaian di pelabuhan. Dengan berbagai faktor seperti waktu yang lebih cepat, akses yang nyaman dan sebagainya kebanyakan masyarakat lebih memilih lewat jembatan dari pada lewat jalur laut. Namun ada sebagian yang tetap melewati jalur laut meski jumlahnya sedikit. Hal ini dapat dilihat di Pulau Madura. Sebelum adanya jembatan Suramadu, pelabuhan Kamal sangat berjaya. Apalagi waktu Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha. Antrian panjang sudah menjadi makanan pokok. Namun dengan adanya Jembatan Suramadu, Pelabuhan  Kamal mulai sedikit pengunjungnya.

Dilihat dari sisi Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, pelabuhan ini masih sedikit ramai jika dibandingkan dengan Pelabuhan Kamal. Hal ini disebabkan karena di dekat Pelabuhan Tanjung Perak terdapat Surabaya North Quay yaitu merupakan pelabuhan yang menghubungkan dengan pulau lain seperti Kalimantan, Sulawesi, Sumatra, dan lain sebagainya. Selain itu, desain Pelabuhan Surabaya North Quay ini sangat modern. Ada tempat cafe, tempat makan, tempat untuk seminar, bazar sehingga dapat menarik masyarakat setempat untuk datang. Sedangkan dari sisi Pelabuhan Kamal, pelabuhan ini seperti halnya pelabuhan pada umumnya. Belum ada hal menarik yang dapat dikunjungi masyarakat setempat. Ada beberapa tempat yang menjadi tujuan masyarakat setempat seperti Pelabuhan Timur untuk tempat tongkrongan, ada juga cafe yang berada di pinggir laut, dan rujak sewel. Namun tempat ini sedikit agak jauh dari Pelabuhan Kamal. Untuk mengembalikan kejayaan Pelabuhan Kamal, beberapa instansi, universitas, dan lain sebagainya mengadakan acara Festival Bahari Kamal.


Banyak agenda yang diusung seperti lomba lampion, lomba tari, lomba mewarnai, lomba musik, lomba catur, dan sebagainya (Info Lomba). Acara yang berlangsung mulai tanggal 10 - 17 November 2016 ini berlangsung ramai dan warga setempat sangat antusias melihat acara tersebut. Berbagai kesenian budaya juga tampil dalam acara ini. 
Lomba Tari Tradisional
Sempat terfikirkan apa tindak lanjut dari acara ini. jangan-jangan hanya sebatas acara dan selesai. Hal ini menjadi semakin jelas yang hingga saat ini belum ada tindak lanjutnya. Sempat saya mencari info bahwa sudah ada beberapa masukan ke dinas pariwisata mengenai pelabuhan kamal, namun masih ada beberapa kendala sehingga hal tersebut belum terlaksana.

Menurut saya pribadi pelabuhan kamal tersebut sangat berpotensi kembali untuk mencapai kejayaannya kembali. Seperti pelabuhan Timur yang sekarang sebagai tempat tongkrongan, disana alangkah lebih baik di bangun ulang dengan desain yang lebih modern misal seperti desain ala eropa, bisa model pelabuhan modern, atau di model ala cosplay Bajak Laut. Tren sekarang kebanyakan masyarakat cenderung datang untuk sekedar minum sambil foto-foto. Hal ini juga membantu untuk menumbuhkan komunitas-komunitas lain seperti cosplay sehingga semakin ramai. Sedangkan laut di antara Pelabuhan Timur hingga Pelabuhan Barat yang sekarang sebagai tempat penyeberangan, bisa diisi dengan perahu hias. Jadi masyarakat dapat menaiki perahu tersebut lalu berkeliling di antara pelabuhan barat dan timur tersebut.

Selain itu, salah satu olahraga yang lagi tren sekarang yaitu sepatu roda dapat pula dijadikan faktor agar pelabuhan Kamal lebih hidup kembali. Ketika jalan-jalan ke pelabuhan Kamal sempat melihat banyak masyarakat khususnya anak-anak kecil yang bermain sepatu roda di depan pintu masuk pelabuhan Kamal. Hal ini sungguh berbahaya jika dilihat dari segi keamanan. Banyak kendaraan yang lewat dan berakibat fatal jika terjadi tabrakan dengan pemain olahraga sepatu roda tersebut. alangkah baiknya, untuk memfasilitasi hal tersebut, lapangan yang sebagai pembukaan acara Festival Bahari Kamal tersebut digunakan untuk lapangan sepatu roda. Tentunya perlu di desain sedemikian rupa sehingga lapangan bisa menjadi panjang dan berliku agar si pemain sepatu roda tersebut juga senang. Hal ini pasti sangat banyak peminatnya apalagi diadakan sebuah lomba balap sepatu roda yang saat ini belum pernah ada.

Begitu banyak potensi yang tersembunyi di pelabuhan Kamal. Semoga kejayaan pelabuhan Kamal dapat diraih kembali.

Sekilas Foto Acara Festival Bahari Kamal







#FestivalBahariKamal 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar