Potensi Tersembunyi Pelabuhan Kamal
![]() |
| Hasil Kreasi Festival Wisata Bahari Kamal |
Pelabuhan merupakan salah satu
pusat kemajuan bangsa dan negara. Perkembangan perekonomian pada zaman nenek
moyang dahulu sangat pesat dan dapat dilihat pada jalur laut. Jalur ini
merupakan salah satu tempat penghubung antar pulau yang hingga saat ini masih
sangat ramai dan dibutuhkan. Hal ini tentu saja perlu didukung dengan adanya
pelabuhan yang maju juga. Semakin maju pelabuhan maka semakin baik pula
perkembangan perekonomian suatu bangsa.
Dengan adanya pelabuhan, kita
dapat menyeberangi dari pulau satu ke pulau lain dan dapat mengangkut kendaraan
melalui kapal laut. Banyak kendaraan yang melewati antar pulau hingga antri
berhari-hari untuk mengangkut kendaraan tersebut. Selain itu dengan adanya
pelabuhan dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi penduduk setempat
seperti pedagang kaki lima, pedagang asongan, penjual koran dan lain
sebagainya. Pantaslah jika pelabuhan dapat dikatakan salah satu pusat kemajuan
bangsa.
Ketika zaman mulai modern, pelabuhan
seakan mulai ditinggalkan. Jembatan yang menghubungkan antar pulau dengan
tujuan mempermudah dalam bertransportasi malah dapat mempengaruhi tingkat
keramaian di pelabuhan. Dengan berbagai faktor seperti waktu yang lebih cepat,
akses yang nyaman dan sebagainya kebanyakan masyarakat lebih memilih lewat
jembatan dari pada lewat jalur laut. Namun ada sebagian yang tetap melewati
jalur laut meski jumlahnya sedikit. Hal ini dapat dilihat di Pulau Madura. Sebelum
adanya jembatan Suramadu, pelabuhan Kamal sangat berjaya. Apalagi waktu Hari
Raya Idul Fitri dan Idul Adha. Antrian panjang sudah menjadi makanan pokok.
Namun dengan adanya Jembatan Suramadu, Pelabuhan Kamal mulai sedikit pengunjungnya.
Dilihat dari sisi Pelabuhan
Tanjung Perak Surabaya, pelabuhan ini masih sedikit ramai jika dibandingkan
dengan Pelabuhan Kamal. Hal ini disebabkan karena di dekat Pelabuhan Tanjung
Perak terdapat Surabaya North Quay
yaitu merupakan pelabuhan yang menghubungkan dengan pulau lain seperti
Kalimantan, Sulawesi, Sumatra, dan lain sebagainya. Selain itu, desain Pelabuhan Surabaya North Quay ini sangat
modern. Ada tempat cafe, tempat makan, tempat untuk seminar, bazar sehingga
dapat menarik masyarakat setempat untuk datang. Sedangkan dari sisi Pelabuhan
Kamal, pelabuhan ini seperti halnya pelabuhan pada umumnya. Belum ada hal
menarik yang dapat dikunjungi masyarakat setempat. Ada beberapa tempat yang
menjadi tujuan masyarakat setempat seperti Pelabuhan Timur untuk tempat
tongkrongan, ada juga cafe yang berada di pinggir laut, dan rujak sewel. Namun
tempat ini sedikit agak jauh dari Pelabuhan Kamal. Untuk mengembalikan kejayaan
Pelabuhan Kamal, beberapa instansi, universitas, dan lain sebagainya mengadakan
acara Festival Bahari Kamal.
Banyak agenda yang diusung
seperti lomba lampion, lomba tari, lomba mewarnai, lomba musik, lomba catur, dan sebagainya
(Info Lomba). Acara yang berlangsung mulai tanggal 10 - 17 November 2016 ini berlangsung ramai dan warga setempat sangat antusias melihat acara tersebut. Berbagai kesenian budaya juga tampil dalam acara ini.
| Lomba Tari Tradisional |
Menurut saya pribadi pelabuhan kamal tersebut sangat berpotensi kembali untuk mencapai kejayaannya kembali. Seperti pelabuhan Timur yang sekarang sebagai tempat tongkrongan, disana alangkah lebih baik di bangun ulang dengan desain yang lebih modern misal seperti desain ala eropa, bisa model pelabuhan modern, atau di model ala cosplay Bajak Laut. Tren sekarang kebanyakan masyarakat cenderung datang untuk sekedar minum sambil foto-foto. Hal ini juga membantu untuk menumbuhkan komunitas-komunitas lain seperti cosplay sehingga semakin ramai. Sedangkan laut di antara Pelabuhan Timur hingga Pelabuhan Barat yang sekarang sebagai tempat penyeberangan, bisa diisi dengan perahu hias. Jadi masyarakat dapat menaiki perahu tersebut lalu berkeliling di antara pelabuhan barat dan timur tersebut.
Selain itu, salah satu olahraga yang lagi tren sekarang yaitu sepatu roda dapat pula dijadikan faktor agar pelabuhan Kamal lebih hidup kembali. Ketika jalan-jalan ke pelabuhan Kamal sempat melihat banyak masyarakat khususnya anak-anak kecil yang bermain sepatu roda di depan pintu masuk pelabuhan Kamal. Hal ini sungguh berbahaya jika dilihat dari segi keamanan. Banyak kendaraan yang lewat dan berakibat fatal jika terjadi tabrakan dengan pemain olahraga sepatu roda tersebut. alangkah baiknya, untuk memfasilitasi hal tersebut, lapangan yang sebagai pembukaan acara Festival Bahari Kamal tersebut digunakan untuk lapangan sepatu roda. Tentunya perlu di desain sedemikian rupa sehingga lapangan bisa menjadi panjang dan berliku agar si pemain sepatu roda tersebut juga senang. Hal ini pasti sangat banyak peminatnya apalagi diadakan sebuah lomba balap sepatu roda yang saat ini belum pernah ada.
Begitu banyak potensi yang tersembunyi di pelabuhan Kamal. Semoga kejayaan pelabuhan Kamal dapat diraih kembali.
Sekilas Foto Acara Festival Bahari Kamal
Sekilas Foto Acara Festival Bahari Kamal
#FestivalBahariKamal






Tidak ada komentar:
Posting Komentar